002
هُوَ اللهُ
اللهُ وَحْدَهُ هُوَ الَّذِيْ تَتَّجِهُ إِلَيْهِ الْقُلُوْبُ رَاجِيَةً خَائِفَةً، {وَيَرْجُونَ رَحْمَتَهُ وَيَخَافُونَ عَذَابَهُ} [الإسراء:57]، وَهُوَ الَّذِيْ تَمْتَدُّ إِلَيْهِ الْأَيْدِيْ وَالْأَلْسُنُ سَائِلَةً ضَارِعَةً، وَهُوَ الَّذِيْ يَمْلِكُ وَحْدَهُ الْعَطَاءَ وَالْمَنْعَ، وَالْخَفْضَ وَالرَّفْعَ، وَالْحَيَاةَ وَالْمَوْتَ.


Dia-lah Allah
Hanya Allah, Dia-lah satu-satunya yang menjadi tambatan hati dengan penuh harap dan takut. “Mereka mengharapkan rahmat-Nya dan takut akan azab-Nya” (QS. Al-isra/17: 57). Dia-lah, yang kepada-Nya tangan-tangan menengadah dan lisan-lisan meminta dengan iba. Dia-lah satu-satunya yang berkuasa untuk memberi dan menahan, merendahkan dan meninggikan, menentukan kehidupan dan kematian.